Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Volume 1, Nomor 2, Oktober 2010

UJI KINERJA ADSORBEN KITOSAN-BENTONIT TERHADAP LOGAM BERAT DAN DIAZINON SECARA SIMULTAN

Anna Permanasari, Wiwi Siswaningsih, Irnawati Wulandari
Abstrak
Kitosan-bentonit sudah terbukti memiliki kinerja yang lebih baik dari pada Ca-bentonit dalam mengadsorpsi senyawa organik seperti diazinon. Namun, kinerjanya dalam mengadsorpsi secara simultan senyawa organik dan senyawa anorganik masih belum diketahui dengan jelas. Akan sangat menguntungkan apabila kitosan-bentonit mampu mengadsorp senyawa organik maupun anorganik secara simultan. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pengujian kinerja adsorben kitosan-bentonit dalam mengadsorpsi campuran logam berat dan diazinon, yang dilakukan dengan cara mengontakkan adsorben kitosan-bentonit dengan campuran logam berat-diazinon pada berbagai variasi komposisi. Campuran logam berat-diazinon yang dikontakkan dengan adsorben kitosan-bentonit adalah campuran Fe-diazinon, Cd-diazinon, Cu-diazinon dan campuran Fe-Cd-Cu-diazinon. Perubahan kadar logam berat setelah dikontakkan dengan adsorben dianalisis menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA), sedangkan perubahan kadar diazinon dianalisis menggunakan Spektrofotometer UV. Berdasarkan hasil pengukuran, diperoleh nilai persen adsorpsi diazinon pada berbagai variasi komposisi campuran logam berat-diazinon yang diujikan, berada pada rentang 82,4% sampai 95,5%, dan nilai persen adsorpi Fe, Cd maupun Cu pada berbagai variasi komposisi campuran logam berat-diazinon yang diujikan berada pada rentang 82,6% sampai 99,44%. Nilai persen adsorpsi yang tinggi dalam mengadsorpsi diazinon maupun logam berat yang ada dalam campuran logam berat-diazinon menunjukkan bahwa adsorben kitosan-bentonit memiliki kinerja yang baik dalam mengadsorpsi logam berat dan diazinon secara simultan.

Kata kunci : Adsorpsi, Kitosan-bentonit, Fe, Cu, Cd

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.