Portal Jurnal UPI

KOKOH

« Volume 14 Nomor 1 Januari 2016

PENGARUH PEMADATAN TANAH DIBAWAH STANDAR MDD 95 Persen TERHADAP PERILAKU TANAH EKSPANSIF DI KAWASAN LIPPO CIKARANG, BEKASI, JAWA BARAT

Rizky Hidayat, Wahyu Wibowo, Herwan Dermawan
Abstrak
Tanah lempung ekpansif adalah tanah yang memiliki sifat atau karakteristik mengembang dan menyusut yang tinggi apabila terjadi peningkatan atau pengurangan kadar air. Tanah jenis ini kurang menguntungkan apabila di gunakan sebagai dasar suatu bangunan atau kontruksi yang dapat menimbulkan kerusakan pada bangunan seperti retaknya dinding, jalan bergelombang, dan lain lain. Banyak cara dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah lempung ekspansif salah satunya dengan usaha kompaksi. Pada kondisi tertentu tanah membutuhkan pemadatan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pemadatan tanah yang dilaksanakan dilapangan biasanya menggunakan 95% MDD (Maksimum Dry Density) karena untuk 100% MDD sulit untuk dicapai dilapangan karena berbagai faktor, maka pada penelitian ini dilakukan pemadatan tanah dengan beberapa persentase MDD dimulai dari 95% MDD sampai dengan 70% MDD. Jenis pengujian berupa uji mineral, index properties, dan engineering properties. Pengujian mineral menunjukan adanya kandungan mineral Montmorillonite yang menunjukan tanah tersebut adalah tanah ekspansif. Index properties di lakukan untuk mengetahui karakteristik tanah yang terdiri dari pengujian kadar air, atterberg, berat jenis tanah, berat isi tanah, dan analisa hidrometer dengan sampel uji dari tanah tak terganggu (undisturb). Engineering properties dilakukan untuk mengetahui kekuatan tanah yang terdiri dari pengujian Kompaksi, pengujian Triaksial UU (Unconsolidated Undrained), CBR (California Bearing Ratio) dan konsolidasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada tiap persentase memiliki hasil yang berbeda, ada penurunan pada tiap persentase MDD yang akan berdampak pada berkurangnya performa tanah seperti menurunnya kekuatan tanah yang dapat dilihat dari nilai CBR desain dan menurunnya kuat geser tanah. Kemudian pada hasil perhitungan daya dukung dengan metode Terzaghi didapatkan daya dukung ijin untuk tiap masing masing MDD dimulai dari MDD 95% sampai dengan MDD 70% adalah 96.07613 kg/cm2, 75.19637 kg/cm2, 38.56855 kg/cm2, 21.79457 kg/cm2, yang mana pada tiap persentase MDD kuat untuk menahan beban kontainer sebesar 0,190123 kg/cm2.

Kata kunci : CBR, Daya Dukung, Konsolidasi, Kuat geser, MDD

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.