Portal Jurnal UPI

KOKOH

« Volume 13 Nomor 1 Januari 2015

ANALISIS PENENTUAN NILAI EVAPOTRANSPIRASI

Mardiani
Abstrak
Beberapa metode penentuan nilai evapotranspirasi yang biasa diterapkan menggunakan pendekatan analisis klimatologi. Dalam hal ini, kondisi ketersediaan dan kualitas data klimatologi menjadi hal yang sangat berpengaruh dalam ketepatan penentuan nilai evapotranspirasi. Sementara, kondisi di lapangan menunjukkan banyak stasiun klimatologi yang belum dapat menyediakan data dalam parameter klimatologi yang lengkap, terbatas pada data temperatur. Permasalahan ini perlu disiasati dengan mencari metode penentuan nilai evapotranspirasi yang paling tepat digunakan pada kondisi data terbatas di lokasi tertentu. Penelitian ini berlokasi di Bandung, data klimatologi diperoleh dari stasiun Balai Klimatologi Bandung, dengan rentang data 10 tahun. Tujuan peneletian ini memperoleh nilai trend nilai evapotranspirasi hasil analisis pendekatan temperatur dengan nilai evapotranspirasi hasil konversi nilai penguapan panci, dan nilai evapotranspirasi hasil pendekatan parameter klimatologi yang lengkap. Nilai evapotranspirasi daerah Bandung dengan metode pendekatan data klimatologi, memberikan nilai rata-rata berkisar 3,15 – 5,32 mm/hari. Nilai evapotranspirasi berdasarkan penguapan panci memberikan nilai rata-rata 3,10 mm/hari. Analisis statistik dengan metode regresi dan trend terhadap hasil dari beberapa metode memperlihatkan nilai terbaik diberikan oleh metode Penman. Nilai regresi R2 dari pembandingan ETo metode penman dengan ETo penguapan panci adalah 0,602, dan menunjukkan trend nilai series terbaik dengan nilai 3,317 dan korelasi 0,776. Hasil uji pembandingan nilai metode penman dengan nilai dari metode lain, melalui analisis cross pearson, juga menunjukan hasil terbaik.

Kata kunci : evapotranspirasi, temperatur, klimatologi

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.