Portal Jurnal UPI

KOKOH

Jurnal Sipil KOKOH memuat tulisan-tulisan ilmiah hasil penelitian, dan kajian ilmiah dibidang  Teknik Sipil, yang belum dipublikasikan dalam jurnal lain. Terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.

EDISI

« Volume 11 Nomor 1 Januari 2013

EVALUASI DAYA DUKUNG TIANG PANCANG YANG DUDUK DI ATAS TANAH BERLENSA, STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG

Herwan Dermawan, Siti Nurasiyah, dan Ulfa Hafizdya
Abstrak
Tiang pancang merupakan pondasi tiang yang digunakan untuk mendukung bangunan dengan meneruskan (mentransmisikan) beban-beban permukaan ke tingkat-tingkat permukaan yang lebih rendah dan juga berfungsi sebagai kombinasi tahanan samping. Pembahasan tugas akhir ini ditinjau pembangunan Gedung Sarana Keuskupan yang terletak di jalan Kapten Muslihat No. 22 Bogor memiliki luas bangunan 561 m2 yang terdiri dari 4 lantai, dimana berfungsi sebagai peribadatan agama Kristen. Peninjauan dimaksudkan untuk menghitung dan menganalisis daya dukung tiang pancang secara aksial dengan cara statik dengan menitikberatkan pada perbandingan daya dukung tiang pancang yang duduk di atas tanah berlensa dan tiang pancang yang duduk diatas tanah bukan berlensa. Berdasarkan nilai efisiensi yang berasal dari data lapangan berupa data bor, data SPT, dan data laboratorium, maka peninjauannya meliputi perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal (terdiri dari perhitungan daya dukung selimut tiang pancang (Qs), daya dukung ujung tiang pancang (Qp), daya dukung ultimit (Qa) dan daya dukung ijin tiang pancang (Qa) dimana, perhitungan ditinjau berdasarkan lapisan tanah berlensa dengan beberapa asumsi kondisi lensa tanah. Peninjauan tanah berlensa ini menggunakan perhitungan yang diadaptasi dari perhitungan daya dukung pada tanah lempung dengan hasil akhirnya membandingkan penurunan yang terjadi di masing-masing dudukan tanah. Dari hasil analisa sistem pondasi ini, didapat metode analisis Vesic yang sesuai stratifikasi tanah peninjauan dengan hasil Qp=30,58 ton, Qs=22,77 ton, Qu =53,35 ton, Qa=21,34. Dimana, faktor keamanan yang direncanakan sebesar 2,5. Sedangkan, untuk tanah bukan berlensa dengan analisis Meyerhoff didapat Qp=30,07 ton, Qs=22,77 ton, Qu =52,84 ton, Qa=21,14. Sedangkan, Qp di lapangan sebesar 66,16 ton. Sehingga, Qp (Vesic) mampu mendukung pondasi tiang pancang tunggal dengan lebih aman.Tujuan keseluruhannya adalah agar didapatkan perencanaan pondasi yang ekonomis, aman dan optimum pada dudukan tanah berlensa dan mampu mendukung beban-beban yang terjadi pada struktur atas bangunan.

Kata kunci : tiang pancang, daya dukung tiang pancang tunggal, tanah berlensa

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.