Portal Jurnal UPI

KOKOH

Jurnal Sipil KOKOH memuat tulisan-tulisan ilmiah hasil penelitian, dan kajian ilmiah dibidang  Teknik Sipil, yang belum dipublikasikan dalam jurnal lain. Terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.

EDISI

« Volume 2 Nomor 2 Juli 2005

MENGELOLA AIR SEBAGAI SUMBERDAYA EKONOMI

Rubianto Ramelan
Abstrak
Air adalah unsur penting yang sangat berperan dalam semua kehidupan, termasuk kehidupan manusia. Tidak saja karena sekitar (65-80) % dari tubuh manusia adalah terdiri dari cairan, tetapi juga karena didalam air itu terdapat berbagai mineral dan unsur kimia, seperti Ca, Fe, F, J, dan lain-lain yang diperlukan untuk pertumbuhan dan untuk menjaga kesehatan manusia. Selain daripada itu air juga mempunyai peranan yang sangat luas dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Beberapa peranan pokoknya yang dapat dikemukakan disini antara lain adalah: (a) Sebagai komponen penting dalam masalah perhubungan; (b) Sebagai unsur penting dalam pertanian (irigasi); (c) Sebagai sumber energi dan (d) Sebagai penyediaan air bersih (domestik & industri). Keterdapatan air di Bumi baik diatas permukaan maupun dibawah permukaan tidak dapat dipisahkan dari apa yang disebut Daur Hidrologi (Hydrologic cycle). Daur hidrologi atau rangkaian peristiwa peredaran air di alam ini baik awal maupun akhir peredarannya belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, berdasarkan suatu konsep yang ada, umumnya peredaran tersebut bermula dari air yang berada di laut yang menutupi 3/4 bagian dari permukaan bumi. Dengan adanya radiasi dari mata hari maka sejumlah air yang berada pada tubuh manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, tanah, sungai, danau, dan laut munguap kedalam atmosfeer, uap air tersebut kemudian tertiup oleh angin naik ketempat yang lebih tinggi lalu terkumpul menjadi awan. Dalam kondisi tertentu uap air tersebut terkondensasi dan akhirnya dapat kembali lagi kebumi berupa air hujan, dan salju. Disamping itu air yang sudah terpakai oleh berbagai kegiatan akan kembali lagi ke Alam, baik kepermukaan tanah, ke dalam tanah, maupun ke badan air sebagai air buangan. Dilihat dari kajadian tersebut diatas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa air di muka Bumi ini secara kuantitas akan tetap. Namun secara kualitas air yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan manusia, baik kegiatan langsung, maupun tidak langsung bisa berkurang, hal ini disebabkan oleh limbah yang dibuang ke badan-badan air, yang menyebabkan badan-badan air tersebut menjadi tercemar. Untuk menghindarkan hal tersebut Air harus dikelola dengan baik dan benar.

Kata kunci : cairan, permukaan, Daur Hidrologi

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.