Portal Jurnal UPI

JRAK (Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan)

Memperkaya Khazanah Keilmuan Akuntansi

« Volume 1, Nomor 3, Desember 2013

Penilaian Kinerja Fisik (Materi) Koperasi Syari’ah Menurut Perspektif Shari’ate Enterprise Theory Dengan Nilai Tambah Syari’ah Dan Zakat Sebagai Indikator

Elvyra Handayani Soedarso
Abstrak
Hasil penilaian terhadap kinerja koperasi syari’ah sangat dipengaruhi oleh alat analisis yang digunakan. Alat analisis yang selama ini ada hanya terfokus pada perspektif keuangan semata dengan makna dari keuangan yang terbatas pada harta atau materi. Padahal seharusnya penilaian terhadap kinerja koperasi syari’ah harus lebih menyeluruh dan komprehensif mengingat peranan dan fungsi dari koperasi syari’ah yang tidak hanya terbatas pada profit oriented tetapi juga non profit oriented. Penilaian kinerja koperasi syari’ah menurut perspektif shari’ate enterprise theory menilai kinerja dari tiga bentuk realitas yaitu realitas fisik, realitas psikis dan realitas spiritual. Penilaian kinerja pada realitas fisik dilihat dari perspektif kesalehan keuangan, realitas mental dan sosial dilihat dari perspektif kesalehan mental dan sosial dan realitas spiritual dilihat dari perspektif kesalehan spiritual. Pada kajian kali ini pembahasan dibatasi hanya pada penilaian kinerja fisik koperasi syari’ah dengan menggunakan nilai tambah syari’ah dan zakat sebagai indikator penilaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Tambah Syari’ah sebagai indikator pertama yang digunakan untuk menilai kinerja fisik koperasi syari’ah menilai kinerja berdasarkan nilai tambah ekonomi, nilai tambah mental dan nilai tambah spiritual. Sedangkan zakat sebagai indikator kedua penilaian kinerja fisik koperasi syari’ah merupakan trasformasi dari pencapaian laba bersih ke pencapaian zakat, dengan menggunakan obyek penilaian zakat yang optimum.

Kata kunci : nilai tambah syari’ah, zakat, kinerja, shari’ate enterprise theory.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.