Portal Jurnal UPI

Jurnal Pengajaran MIPA

Jurnal Teori Dan Hasil Penelitian Pembelajaran MIPA

« Volume 12 Nomor 2, Desember 2008

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Patikan Kebo (Euphorbia hirta) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus epidermidis

Yanti Hamdiyati, Kusnadi, Irman Rahadian.
Abstrak
Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun patikan kebo (Euphorbia hirta) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis secara in vitro. Ekstraksi daun patikan kebo dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Ekstrak kasar etanol diencerkan dengan pelarut Dimethylsulfoxide (DMSO) 30% hingga berkonsentrasi 0, 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 mg/ml. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode difusi agar dengan kloramfenikol 30 ?g/ml sebagai kontrol positif dan DMSO 30% sebagai kontrol negatif. Parameter yang diukur ialah besarnya diameter daya hambat yang terbentuk di sekitar cakram kertas. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 8 perlakuan dan 5 kali pengulangan. Rata-rata diameter daya hambat yang terbentuk dengan perlakuan ekstrak berkonsentrasi 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 mg/ml secara berurutan ialah 9,67; 13,37; 14,57; 16,33; 17,53; dan 18,40 mm. Uji lanjutan dilakukan untuk menentukan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dengan menguji beberapa konsentrasi ekstrak, yaitu 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50, dan 55 mg/ml. Hasil analisis statistik menggunakan program SPSS versi 12 for windows menunjukkan bahwa ekstrak daun patikan kebo berpengaruh secara signifikan dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. epidermidis pada taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil analisis pula diketahui bahwa nilai KHM ekstrak daun patikan kebo berada pada konsentrasi 20 mg/ml dengan rata-rata diameter daya hambat sebesar 7,67 mm yang berbeda secara signifikan dengan kontrol negatif, yaitu 6,90 mm. Penghambatan yang terjadi pada bakteri S. epidermidis tersebut membuktikan bahwa daun patikan kebo mengandung senyawa aktif yang bersifat antibakteri, seperti flavonoid, tanin, alkaloid, dan terpenoid.

Kata kunci : metoda difusi agar, Staphylococcus epidermidis, ekstrak kasar etanol, Euphorbia hirta, diameter daya hambat.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.