Portal Jurnal UPI

Jurnal Pengajaran MIPA

Jurnal Teori Dan Hasil Penelitian Pembelajaran MIPA

«

MODEL PEMBELAJARAN PAKEM DALAM PENDIDIKAN JASMANI DI SEKOLAH DASAR (Penelitian dan Pengembangan Model Pembelajaran Pakem untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar)

Ayi Suherman
Abstrak
Abstract: Criticism that appears all the time toward learning process of Physical Education is learning situation that is less fun and joyful for students. The learning process more emphasizes on students’ ability to face the learning materials based on the curriculum and it more encourages students to learn actively, creatively, and favorably. It is really needed based on the dynamics of students’ development that still needs the concrete learning activity process and the reality of society living. The aims of the study are to develop an effective learning for physical education in Elementary School and to know how far the learning outcomes are in physical education by using this model. This study used research and development approach by considering the research steps: preliminary study, development planning, and limited model try out, wider try out, and model validation. The results showed that the active, creative, and fun learning model is a learning method combination of physical education that is developed by Musska Moston. As one of the models, this learning model has two parts, namely model designing and model implementing. Model designing more emphasizes on planning toward every learning aspects and steps that will be conducted by teacher and students that are preliminary phase that includes opening and developing, and main activity phase that concludes repetition and new movements, and closing activity that concludes cooling down and feedback. Then, model implementing more emphasizes on realization in every learning aspects and steps that has been designed, namely preliminary, main, and closing activity. Based on the results, it is recommended for physical education’s teachers, the headmaster, Educational Department, PGSD, and further researcher to disseminate this model through learning, upgrading, training, and other relevant forums.
Keywords: Learning model, active, creative and fun learning (pakem), model designing, and physical education
Abstrak: Kritik yang selama ini muncul terhadap proses pembelajaran Pendidikan Jasmani adalah situasi pembelajaran yang kurang menyenangkan dan menggembirakan siswa. Proses pembelajaran lebih menekankan pada kemampuan anak untuk menghadapi sejumlah materi pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang ada dan lebih mendorong anak untuk belajar lebih aktif, kreatif efektif dan menyenangkan. Hal ini justru sangat diperlukan sesuai dengan dinamika perkembangan anak yang masih memerlukan proses kegiatan belajar yang konkrit, nyata realitas kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif dalam pendidikan jasmani di sekolah dasar. Di samping itu pula berkeinginan mengetahui sejauh mana hasil belajar dalam pendidikan jasmani melalui model ini. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan mempertimbangkan langkah-langkah penelitian: studi pendahuluan, perencanaan pengembangan, dan uji coba model terbatas, uji coba lebih luas dan validasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran aktif, kreatif dan menyenangkan siswa merupakan gabungan metode pembelajaran praktek pendidikan jasmani yang dikembangkan oleh Musska Moston. Sebagai salah satu model, model pembelajaran Pakem ini memiliki dua bagian, yaitu desain model dan implementasi model. Desain model lebih menekankan pada perancangan terhadap berbagai aspek dan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilakukan guru dan siswa yaitu tahap pendahuluan yang meliputi pembukaan dan , pengembangan, tahap kegiatan inti yang meliputi pengulangan dan gerak baru,dan kegiatan penutupan yang berisikan cooling down dan umpan balik. Implementasi model lebih menekankan pada realisasi berbagai aspek dan langkah-langkah pembelajaran yang telah dirancang desainnya yaitu tahap pendahuluan, inti dan penutupan. Berdasarkan hasil penelitian direkomendaskan pada guru Penjas, Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan, PGSD dan Peneliti lanjut untuk menyebarluaskan model ini melalui pembelajaran, penataran, pelatihan dan forum lain yang relevan.

Kata kunci : Model pembelajaran, Pakem, desain model, implementasi model, dan pendidikan jasman

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.