Portal Jurnal UPI

Jurnal Pengajaran MIPA

Jurnal Teori Dan Hasil Penelitian Pembelajaran MIPA

« Vol. 11, No. 1, Mei 2012

PENGAJARAN SASTRA DENGAN MODEL ADVANCE ORGANIZER

Sumiyadi, FPBS Universitas Pendidikan Indonesia
Abstrak
Sebagai pengajaran efektif, advance organizer adalah model presentasi yang berfokus kepada guru, yang awalnya digagas oleh David Ausubel. Model ini didukung oleh konsep psikologi kognitif, struktur kognitif, dan pembelajaran verbal yang bermakna (meaning ful verbal learning). Advance organizer merupakan aktivitas dan teknik pengajaran yang dilakukan guru dengan cara membuat kerangka pelajaran dan mengorientasikan siswa pada materi sebelum materi itu diajarkan. Model ini digunakan saat kita memulai satu pelajaran untuk membantu siswa melihat “gambaran besar” dari apa yang akan diajarkan dan bagaimana makna dari informasi yang terkait. Oleh sebab itu, advance organizer dapat dianggap sebagai hook (kail/cantelan), jangkar, scaffolding (perancah/kerangka pendukung) intelektual bagi meteri pembelajaran selanjutnya Jadi, model ini diharapkan akan mampu melukiskan dengan jelas, tepat, dan eksplisit persamaan dan perbedaan antara ide-ide yang ada dalam materi baru yang sedang dipelajari dan konsep-konsep terkait yang sudah ada dalam struktur kognitif. Model ini memiliki dua sifat penahapan, yaitu ekspositoris dan komparatif sehingga model ini sesuai dengan pengkajian sastra yang memuat konsep intertekstual atau sastra bandingan. Dalam tulisan ini dicontohkan sintaksis model advance organizer dalam perkuliahan Kajian Drama Indonesia.

Abstract

For effective teaching, advance organizer is a model of presentation that focuses on teachers, who originally conceived by David Ausubel. This model is supported by the concept of cognitive psychology, cognitive structure, and meaningful verbal learning. Advance organizers are activities and teaching techniques that teachers do with learning how to create a framework and orient the students on the material before the material taught. This model is used when we started the lesson to help students see the "big picture" of what will be taught and how the meaning of the relevant information. Therefore, the advance organizer can be considered as a hook, anchors, scaffolding property for further learning meter. Thus, this model is expected to be able to describe clearly, precisely, and explicitly similarities and differences between ideas existing ideas in new materials are being studied and related concepts that already exist in the cognitive structure. This model has two properties applications, namely expository and comparative so that the model is consistent with the literature review that includes the concept of intersexual or comparative literature. In this paper a model of syntax exemplified in the lecture advance organizer studies Drama Indonesia.


Kata kunci : advance organizer, cognitive psychology, cognitive structure, meaningful verbal learning

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.