Portal Jurnal UPI

INVOTEC (Innovation Of Vocational Technology Education)

Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan

« Vol. IV No. 10 Februari 2007

PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR PENGUKURAN MELALUI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME PADA MATA DIKLAT FISIKA SMK

Johar Maknun
Abstrak
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran konstruktivisme pada mata diklat fisika terhadap peningkatan keterampilan dasar pengukuran siswa SMK.
Pembelajaran fisika SMK dengan model belajar konstruktivis telah mampu meningkatkan keterampilan pengukuran dasar dan pemahaman konsep pengukuran. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata tingkat keterampilan pengukuran dasar dan pemahaman konsep pengukuran kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol.
Temuan bahwa model belajar konstruktivis lebih baik daripada model belajar konvensional dalam meningkatkan keterampilan pengukuran dasar dan pemahaman konsep siswa, memberikan petunjuk bahwa dalam pembelajaran fisika, model belajar konstruktivis lebih tepat untuk diterapkan dari pada model belajar konvensional. Walaupun model konstruktivis lebih tepat diterapkan, namun masih dirasakan kelemahan yaitu memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan pembelajaran konvensional. Hal ini membuat guru merasa kesulitan dalam mengejar materi pelajaran yang disampaikan. Dengan diterapkannya kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, KTSP), hal ini seharusnya tidak menjadi masalah karena guru diberi otonomi untuk memilih materi yang diajarkan asal dapat memenuhi standar isi dan standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan.

The purpose this study is to find out the effect of using constructivisme learning model in physics lesson toward increasing vocational students’ basic skill of measurement. Physics learning at vocational school with constructivisme learning model had incrased students’ basic skill of measurement and their understanding toward measurement concept. This way shown by experiment groups high achievement scores compare with students achievement scores who were in control group.
The finding which reweal that constructivisme learning model is better than convensional learning model in the way that constructivisme learning model increases students’ basic skill of measurement and their understanding toward the concept has given a hint that in physics learning, it is more appropriate to use constructisme learning model than convensional one. Eventhough constructivisme model is more appropriate to use, there are still a weakness felt that is kind aof model take learning hours compared with the convensional learning. This make some teachers have trouble in giving the rest of lesson’s material. By implementing 2006 curriculum (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, KTSP) this should no longer be a problem because the teachers are given autonomy in selecting which materials to be though as long as they cover the standard of content (standar isi) and the standard of graduate competence (standar kompetensi lulusan) given.

Kata kunci : Konstruktivisme, keterampilan dasar pengukuran

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.