Portal Jurnal UPI

INVOTEC (Innovation Of Vocational Technology Education)

Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan

« Vol. VI No. 16 Februari 2010

MODEL COOPERATIVE LEARNING PADA PEMBELAJARAN ANALISIS BUSANA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA

As-as Setiawati
Abstrak
Penelitian Model Cooperative Learning Pada Pembelajaran Analisis Busana Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa, dilakukan dengan menggunakan pendekatan Classroom Action Research (CAR), melalui empat siklus dalam rangka memecahkan masalah sampai masalah dapat terpecahkan. Subjek penelitian dipilih dosen (team teaching) dan mahasiswa. Inti dari cooperative learning adalah belajar berkolaborasi dalam kelompok kooperatif. Pada saat mahasiswa belajar dalam kelompok akan berkembang suasana belajar yang terbuka dalam dimensi kesejawatan, karena pada saat itu akan terjadi proses belajar kolaboratif dalam hubungan pribadi yang saling membutuhkan. Pada saat itu juga mahasiswa yang belajar dalam kelompok kecil akan tumbuh dan berkembang pola belajar tutor sebaya (peer group) dan belajar secara bekerjasama (cooperative). Merasakan duka dan suka bersama, gagal dan berhasil dirasakan bersama. Memiliki tanggung jawab terhadap tiap mahasiswa lain dalam kelompoknya, disamping tanggung jawab terhadap diri sendiri, dalam mempelajari materi yang dihadapi. Keadaan inilah yang meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam belajar Analisis Model Busana khususnya pecah pola busana.

Cooperative Learning Model in Fashion Analysis Study and it’s Role in Increasing Student’s Motivation and Study Result, was conducted using the Classroom Action Research (CAR) approach, going through four cycle in order to solve problem and until the problem is solved. The key in cooperative learning is learning to collaborate in a cooperative group. When students study in group, an open study atmosphere will be created in terms of partnership, because at that very exact moment a collaborative learning process will be born in a symbiotic personal relationship. And at that moment also, peer group and cooperative learning pattern will be developed. To experience happiness and sadness, failure and success together. Having responsible for everyone else in the group, besides the responsibility for themselves, in learning faced material. This situation will increase student’s motivation in Fashion Model Analysis, particularly fashion pattern scattering.


Kata kunci : Model Cooperative Learning, Analisis Model, pecah pola busana

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.