IMPROVING STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION THROUGH IMPLEMENTING INQUIRY BASED LEARNING (IBL) MODEL AT ANALOG ELECTRONIC TECHNIQUE UNIT LESSON AND BASIC DIGITAL AT CLASS XI TAV 1 STUDENTS OF SMK N 3 IN THE YEAR OF STUDY 2018/2019

Kerincina M. (SMK Negeri 3 Jambi)
Abstrak
This research aimed at investigating Inquiry Based-Learning (IBL) learning model in improving students’ leaning motivation focused on discussing analog electronic and basic digital. The method used in this research was class action research which consists of 4 steps, they are planning, acting, observing, and reflecting. This research was conducted at SMK N 3 Jambi for class XI TAV students as subject of the study. Based on the research result shows by applying Inquiry Based-Learning (IBL) learning model at discussing analog electronic and basic digital didn’t change the significant students’ leaning motivation. The improvement was 1.68 or 2.21%. It was showed with the avarage value before the research was 51.79 or 68.46 %, after cycle I was 52.29 or 68.80% and at the end of cycle II was 53.46 or 70.35 %. It can be concluded that the implementation of Inquiry Based-Learning (IBL) learning model at the discussion of Analog Electronics technique and Basic Digital did not improve students’ learning motivation at class XI TAV SMK N 3 Jambi.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki model pembelajaran Inquiry Based-Learning (IBL) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang difokuskan pada pokok bahasan tehnik elektronika analog dan digital dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 langkah yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Jambi pada siswa kelas XI TAV 1 sebagai subjek. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pada pokok bahasan Teknik Elektronika Analog dan Digital Dasar dengan penerapan model pembelajaran Inquiry Based-Learning (IBL) menunjukkan bahwa tidak terdapat kenaikan motivasi belajar yang diperoleh siswa sebesar 1,68 atau 2,21%. Hal itu ditunjukkan dengan nilai rata-rata motivasi sebelum penelitian adalah sebesar 51,79 atau 68,14%, setelah siklus I sebesar 52,29 atau 68,80% dan diakhir siklus II sebesar 53,46 atau 70,35%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Based-Learning (IBL) pada pokok bahasan Teknik Elektronika Analog dan Digital Dasar tidak dapat meningkatkan Motivasi Belajar siswa di kelas XI TAV 1 SMK Negeri 3 Jambi..

Kata kunci : Inquiry Based-Learning (IBL), Pembelajaran, SMK, Motivasi