MODEL APPLICATION TWO STAY TWO STRAY TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES OF THE LAW ON READING NUN OFF /TANWIN CLASS ACTION RESEARCH IN CLASS VII.A SMP 3 SUKARAJA DISTRICT TASIKMALAYA)- PENERAPAN MODEL TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

Munawarotul Hidayah (SMPN 3 Sukaraja Kab. Tasikmalaya)
Abstrak
This study aims to increase interest in learning Islamic education VII.A grade students of SMP Negeri 3 Talbot Kab. Tasikmalaya with cooperative learning model Two Stay-Two Stray and describe the implementation of the Law of learning Reading the Dead Nun / Tanwin with cooperative learning model Two Stay-Two Stray on these students. This classroom action research consisted of two cycles with 32 student research subjects. The instrument uses a questionnaire sheet interest in studying Law Dead Nun Reading / Tanwin, observation sheets, interview guides and field notes. shows that learning in two stages can increase interest in studying Law tajwid especially Dead Nun Reading / Tanwin. The average percentage interest in learning Islamic education students has increased from before and after the action be taken using the model. In general, increasing student interest in learning these things can be seen in the number of overall value, namely 1975 (pre-cycle), 2510 (first cycle) and 2635 (second cycle) as well as the activity of students of the first cycle of 40.62% to 68.75 % in the second cycle, thereby cooperative learning model Two Stay-Two Stray leave a positive impact on student interest.(Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VII.A SMP Negeri 3 Sukaraja Kab. Tasikmalaya dengan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay-Two Stray dan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Hukum Bacaan Nun Mati/Tanwin dengan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay-Two Stray pada siswa tersebut. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus dengan subjek penelitian 32 siswa. Instrumen menggunakan lembar angket minat belajar Hukum Bacaan Nun Mati/Tanwin, lembar observasi, pedoman wawancara dan catatan lapangan. menunjukkan bahwa pembelajaran dalam dua tahap dapat meningkatkan minat belajar ilmu tajwid khusunya Hukum Bacaan Nun Mati/Tanwin. Rata-rata persentase minat belajar Pendidikan Agama Islam siswa mengalami peningkatan dari sebelum tindakan dan sesudah dilakukan tindakan dengan menggunakan model tersebut. Secara umum, minat belajar siswa meningkat hal ini dapat dilihat pada jumlah nilai secara keseluruhan yaitu 1975 (pra siklus), 2510 (siklus I) dan 2635 (siklus II) demikian halnya keaktifan siswa dari siklus I sebesar 40,62% menjadi 68,75% pada siklus II, dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay-Two Stray memberikan dampak yang positif terhadap minat belajar siswa).

Kata kunci : belajar, materi, hukum, bacaan