PENGARUH PENERAPAN MODEL CONCEPT ATTAINMENT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH (Penelitian Kuasi Eksperimen di Kelas XI IPS SMA Negeri 9 Bandung)

INTAN WULANDARI
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan analisis siswa di tingkat sekolah menengah atas. Pencapaian konsep dirasa perlu dikembangkan dalam pembelajaran di sekolah menengah atas, khususnya dalam pembelajaran sejarah. Pembelajaran sejarah dengan pencapaian konsep dapat mengembangkan kemampuan analisis siswa. hal tersebut terlihat dalam proses atau tahapan pembelajaran dengan model concept attainment. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model concept attainment terhadap kemampuan berpikir analitis siswa dalam mata pelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS SMA Negeri 9 Bandung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa soal uraian untuk menguji kemampuan berpikir analitis yang diberikan sebelum dan setelah perlakuan. Perlakuan yang diberikan kepada kelas eksperimen adalah model concept attainment, sedangkan kelas kontrol mendapat perlakuan model pembelajaran terlangsung (model pembelajaran yang biasa digunakan guru kelas). Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif secara statistik melalui teknik uji perbedaan rerata dengan taraf signifikansi ?=0,05. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen yang menggunakan model concept attainment berpengaruh terhadap kemampuanberpikir analitis siswa yang dapat terlihat dari perbedaan rerata kelas eksperimen yang menggunakan model concept attainment dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran terlangsung.

Kata kunci : Model Concept Attainment, Kemampuan Berpikir Analitis, Kuasi Eksperimen