Pengaruh Pelatihan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di DKI Jakarta

Drs. Budi Santoso, M.Si. dan Suharno, M.Si.
Abstrak
Inti kajian penelitian ini adalah masalab kinerja guru. Aspek tersebut diduga sebagai kekuatan strategis yang perlu dibina dan dikembangkan secara simultan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalab descriptive survey dan explanatory survey methods. dengan teknik pengumpulan data angket, terhadap 94 orang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi untuk melakukanlwbungan antara variabel bebas dan variabel tak bebas.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Secara parsial variabel pelatihan berpengaruh terhadap kinerja guru, variabel budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja guru, Secara bersama-sama variabel pelatihan dan variabel budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini menunjukkan bahwa setiap pengembangan pada variabel pelatiban dan budaya organisasi memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja guru widyaiswara yang ditunjukkan oleh perolehan angka kredit

Berdasarkan hasil analisis dapat direkomendasikan bahwa 1) peluang yang sama perlu diberikan kepada setiap guru untuk mengikuti pelatihan, sehingga kemampuan profesionalitas guru relatif merata, 2) tugas dan pekerjaan yang dibebankan kepada guru perlu lebih disesuaikan dengan pendidikan, keahlian dan kemampuan yang dimiliki guru, dan 3) diperlukan perbaikan secara terus menerus terhadap pelatihan dan budaya organisasi, sehingga dapat kinerja guru dapat lebih meningkat.

Kata kunci : pelatihan, motivasi, kinerja guru