Portal Jurnal UPI

FACTUM

Antologi Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah

« Volume 3, Nomor 2 ,Oktober 2014

PERAN MAHASISWA INDONESIA PADA AKHIR PEMERINTAHAN ORDE BARU (Perbandingan Pandangan Isola Pos di Bandung dan Balairung di Yogyakarta 1991-1998)

NISA RIZKIAH
Abstrak
Latar belakang peneliti mengambil permasalahan ini karena peneliti melihat suatu kondisi dimana pers mahasiswa menjadi media alternatif pada masa Orde Baru, pers mahasiswa mampu dan berani melakukan kritik terhadap pemerintahan melalui tulisan dalam media yang diterbitkannya. Rumusan masalah dibagi menjadi tiga pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Bagaimana dinamika pers mahasiswa Indonesia 1991-1998? (2) Bagaimana pandangan surat kabar Isola Pos dan Majalah Balairung dilihat dari tajuk rencana, catatan pojok, dan karikaturnya dalam menyikapi isu pendidikan dan politik tahun 1991-1998? (3) Bagaimana respon publik terhadap pandangan surat kabar Isola Pos dan Majalah Balairung? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Hasil dari penelitian ini adalah Isola Pos lebih menitikberatkan pemberitaan pada tema besar pendidikan, hal ini karena Isola Pos menganggap bahwa pendidikan itu harus benar dan sesuai dengan cita-cita bangsa, jangan dipolitisir. Sedangkan Balairung lebih dominan pada isu politik karena bagi Balairung hal ini merupakan langkah untuk melakukan perubahan dalam konteks sosial politik.

Kata kunci : Pers Mahasiswa, Pendidikan, Politik, Orde Baru

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.