Portal Jurnal UPI

@rtikulasi

Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia

@rtikulasi merupakan berkala ilmiah diterbitkan dua kali dalam setahun, Mei dan November, berisi hasil penelitian, pemikiran, dan kajian bahasa dan sastra Indonesia.  

EDISI

« Vol. 10, No. 2, November 2011

SUBJEKTIVITAS TEKS DALAM SEMIOTIKA NEGATIVA ROLAND BARTHES

Hat Pujiati, Fakultas Sastra Universitas Jember
Abstrak
Tulisan ini mengulas semiotika Roland Barthes yang berkontibusi dalam reposisi subjektivitas manusia dalam pemikiran ilmiah. Sebuah kehendak (desire) untuk beroleh kenimakatan (jouissance) dalam teks merupakan jalan untuk membaca tanda-tanda (signs) yang di dalamnya terdapat mitos tersembunyi. Kenikmatan tersebut diperoleh ketika subjek berkehendak untuk bermain dalam aturan-aturan untuk mengontrol teks sebab teks adalah sebuah tanda kosong yang dibutuhkan subjek untuk menjadi bacaan. Bagaimapun kehendak (desire) subjek ini dibutuhkan dalam merangkai potongan tanda-tanda, bukan rangkaian subjek. Dalam luasnya, hedonisme dan rasionalitas menjadi bagian dari pemikiran. Dari pencapaian dalam analisis tekstual ini Barthes juga sekaligus mencaplok hedonisme dan menyatakan bahwa aspek irasionalitas manusia merupakan kemanusiaan itu sendiri. Subjektivitas Barthes melalui desire dalam membaca teks telah merubah kesakralan teks yang selama ini digaungkan kaum positivus. Dia melampaui batasan-batasan yang dikungkung strukturalis dengan mengabaikan struktur demi mencapai kenikmatan atau jouissance.

Abstract:
In this article, Roland Barthes is read as a semiotician who has a contribution to humanity through the reposision of subjectivity in scientific thought. A desire to reach jouissance (joyfullness) in a text is an entry to read the signs which hide myth in them. The jouissance is achieved when subject’s desire plays a role to control a text because the text is an empty sign which need a subject to be read. Therefore, it is desire of a subject which is needed to bunch the fragmented signs, not a subject. In expande, hedonism and irrationality become a part of this thought.

Kata kunci : humanity, subjectivity, desire, jouissance, myth

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.