Portal Jurnal UPI

@rtikulasi

Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia

@rtikulasi merupakan berkala ilmiah diterbitkan dua kali dalam setahun, Mei dan November, berisi hasil penelitian, pemikiran, dan kajian bahasa dan sastra Indonesia.  

EDISI

« Jilid 2, Nomor 2, Mei 2014, Hlm: 161-333

HAMKA TOKOH PEMERSATU BAHASA MELAYU SEBAGAI BAHASA NUSANTARA

Yoce Aliah Darma, Universitas Muhammadiyah HAMKA (208-222)
Abstrak
Abstract: HAMKA Unifying figure the Malay language as a language archipelago. The Malay language is referred as the mother tongue of ethnic Malays who are indigenous people in Malay, Brunei and parts of Indonesia, especially Sumatra and Borneo, and a few other parts in Southeast Asia. According to Adelaar (2000) and the Great Indonesian Language Dictionary (GILD—KBBI) is slighly more common; i.e: peoples and languages of Sumatra, Peninsula Malaysia and the various regions in Southeast Asia. Kinship of Indonesian Language and language of malaysia equally of the malay language, no doubt, so that the books speak Malay and Indonesian Language can be understood by both nations; Similarly with the literary works. One of the authors who are well known in Indonesia and Malaysia is HAMKA, a poet, scholar, polotician, journalist, and educator. He was a symbol of unity of the Malay world are synonymous wih Malay and Islam especially in Indonesia, Malaysia, Brunei and Singapore.

Abstrak: HAMKA Tokoh Pemersatu bahasa Melayu sebagai bahasa Nusantara. Bahasa Melayu disebutkan sebagai bahasa ibu suku bangsa Melayu yang merupakan penduduk pribumi di Malaysia, Brunei, beberapa bagian Indonesia, terutama Sumatra dan Kalimantan, dan beberapa kawasan lain di Asia Tenggara. Menurut Adelaar (2000) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sedikit lebih umum, yakni: suku bangsa dan bahasa di Sumatra, Semenanjung Malaysia, dan di pelbagai daerah di Asia Tenggara. Kekerabatan bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia sama-sama dari bahasa Melayu tak diragukan lagi, sehingga buku-buku berbahasa Melayu dan bahasa Indonesia dapat difahami oleh kedua bangsa tersebut. Demikian pula dengan karya sastranya. Salah seorang pengarang yang sangat terkenal di Indonesia dan Malaysia adalah HAMKA, seorang pujangga, ulama, politikus, jurnalis, dan pendidik. HAMKA menjadi symbol persatuan dunia Melayu yang identik dengan bahasa Melayu dan agama Islam khususnya di Indonesia, Malaysia, Brunai, dan Singapura. HAMKA berjasa dalam memartabatkan bahasa Melayu menjadi bahasa pengantar dan bahasa ilmu di kawasan Nusantara.

Kata kunci : Kata kunci: HAMKA, tokoh pemersatu, bahasa Melayu, bahasa Nusantara.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.