Portal Jurnal UPI

@rtikulasi

Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia

@rtikulasi merupakan berkala ilmiah diterbitkan dua kali dalam setahun, Mei dan November, berisi hasil penelitian, pemikiran, dan kajian bahasa dan sastra Indonesia.  

EDISI

« Vol. 11, No. 1, Mei 2012

KEKENALAN CALON GURU SASTRA TERHADAP PENGARANG DAN HASIL KARYANYA

Abdul Rojak, FKIP, Unswagati Cirebon
Abstrak
Tujuan utama pembelajaran sastra adalah bagaimana melibatkan peserta didik dalam membentuk karakter dan pengalaman yang dibangun pengarang dalam sebuah karya sastra. Bagaimanapun apa yang disampaikan di dalam ruang kelas akan mendorong untuk terjadinya kegiatan diskusi sastra secara benar dan lebih akurat. Salah satu cara untuk membentuk atmosfer kreatif dalam bersatra adalah guru hendaknya memiliki pengetahuan tentang kegiatan bersastra dan mengetahui latar kehidupan pengarang di samping memahami apa yang tercantum dalam kurikulum. Guru sastra seharusnya merasa jenuh dengan materi sastra yang selalu diulang setiap tahun tanpa adanya perbaikan dan inovasi. Para calon guru sastra, berdasarkan survai ini, belum memberikan harapan atas masa depan pembelajaran sastra. Dalam pembelajaran sastra, mereka masih jauh dari harapan kondisi kelas yang memadai. Mereka masih bergelut dengan persoalan seputar cara-cara pembelajaran sastra yang kreatif dengan beragam materi dan bagaimana mereka memperoleh pengalaman bersatra.

Abstract

The main purpose of literature learning is how learners involve in characters’ experience that was written by the author. What is talked in a literature classroom is supposed to be about discussing literary works correctly and appropriately. One of condition to create that atmosphere is teachers’ knowledge about literary works and the authors’ life should be beyond what is written in the curriculum. Literature teachers should feel bored of literature material that is always repeated every year without any moderization. Literature teacher candidates, based on survey in this study, have not yet given a promising future for literature learning. Their familiarity on literature is still far from classroom argumentative arousal. They are still struggling to enrich themselves in many ways to create literature learning with varied material so that learners will acquire literary experience.

Kata kunci : familiarity, variation, author, literary works, modernization

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.