Portal Jurnal UPI

ABMAS

Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat

Jurnal Abmas adalah merupakan salah satu wadah Komunikasi ,  Informasi dan sosialisasi Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, yang menampung aspirasi berupa ide, Konsep, Hasil Penelitian, Action Research, Pengembangan Wilayah Terpadu, Kuliah Kerja Nyata

EDISI

« Tahun IV Nomor 4 Oktober 2004

KULIAH KERJA NYATA MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA PERKEMBANGAN KOGNISI SOSIAL, KREDIBILITAS DAN DAYA TARIK

H. Ade Sadikin Akhyadi
Abstrak
Kuliah Kerja Nyata di IKIP Bandung (sekarang Universitas Pendidikan Indonesia) sudah dimulai sejak tahun 1975 berjalan kurang lebih 29 tahun dalam dasawarsa sekarang ini sudah banyak perubahan terjadi baik pada IKIP menjadi UPI, peraturan pemerintah, perundang-undangan, BHMN, otonomi daerah dan termasuk masyarakat pun telah mengalami perubahan yang berarti. Tonggak baru pada perjalanan dan perkembangan perguruan tinggi berimbas pada program perkembangan KKN. Dua perkembangan besar itu, memberikan dorongan bahwa KKN sudah waktunya ditinjau ulang secara mendasar, untuk mengevaluasi segala aspek keberadaannya dan untuk mencari gagasan baru bagi pengembangannya ke masa depan. Dari pengalaman pelaksanaan KKN dalam 29 tahun terakhir ini, muncul beberapa isu sejalan dengan pendapat (Bana Kartasasmita, 2001): 1) dana tidak cukup; 2) respons dari pemerintah daerah beragam; 3) ada kejenuhan dalam pelaksanaan KKN; 4) ada perubahan sikap mahasiswa terhadap KKN; 5) kerjasama KKN antar perguruan tinggi belum efektif; 6) adanya ketergantungan desa kepada mahasiswa KKN; 7) perencanaan dan rancangan program KKN kurang realistis dan profesional. Persoalan umum tersebut dirasakan pula oleh UPI dalam pelaksanaan KKN akhir-akhir ini.
Pengalaman KKN UPI selama ini dirasakan mampu mempunyai efek untuk meningkatkan kognisi sosial mahasiswa, dan pengalaman KKN mengandung rangsangan yang dapat meningkatkan tahap perkembangan koordinasi perspektif sosial serta tahap penalaran moral mahasiswa sebagai dampak dari kegiatan KKN.
Maka untuk mengevaluasi apakah partisipasi dalam KKN dapat menimbulkan konflik sosio-kognitif pada mahasiswa?.
Dengan demikian langkah pertama untuk mengevaluasi apakah partisipasi dalam KKN dapat menimbulkan konflik sosio-kognitif pada mahasiswa, adalah mengadakan tinjauan sejauhmana KKN dapat mendorong mahasiswa untuk aktif bertindak terhadap lingkungannya, atau sejauhmana KKN mendorong mahasiswa untuk berbuat sesuatu bagi orang desa, yang melibatkan pemikirannya.
Atas dasar tinjauan mengenai kandungan rangsang yang dimiliki program KKN tersebut, dapat disimpulkan bahwa KKN mengandung rangsang campuran, dalam arti mengandung rangsang untuk meningkatkan tahap kognisi, level koordinasi perspektif sosial dan tahap penalaran moral. Kandungan rangsang campuran sangat menguntungkan dalam upaya pendewasaan kognisi sosial mahasiswa, sebab dapat berfungsi sebagai perangsang berbagai tahap penalaran mahasiswa.
Yang jadi masalah adalah “bagaimana kredibilitas dan daya tarik mahasiswa KKN – UPI sebagai komunikator dapat dibentuk secara utuh di kampus sehingga dapat memberikan bekal dalam melaksanakan tugasnya dilapangan?”



Kata kunci : Perkembangan kognisi sosial, kredibilitas dan daya tarik mahasiswa KKN UPI.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.